Kalbu menderu ~

Bahkan dua kata yang kudengar dari gema suara mu mampu menjelma jadi mantra penyejuk dahaga akan rindu yang berusaha kuredam, namun akhirnya membara jua.

Gebu rindu yang semakin ku diam semakin mengoar ngoar ingin keluar
Gejolak rasa ingin temu yang meronta ronta tak kunjung bersua kamu.

Sekali lagi ku katakan,
Rasaku belumlah menemui titik lelah.
Perasaan ini sama sekali belum lenyap,
sebab diam diam rindumu masih kuharap.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Coretan tangan Linka di Kelas Bahasa

Religiusitas Natal Di Tanah Surga

Sini, duduk bersamaku Tuan.